Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124

Marshmallow Sekarang Sudah Diadopsi Lebih dari 1 Persen – Android baru saja merilis angka distribusi baru untuk Februari 2016 dan akhirnya Marshmallow melewati ambang 1%. Pada bulan Januari mengalami peningkatan sebesar 0,5% dari penutupan tahun 2015, membawa penggunaan Marshmallow naik menjadi 1,2%. Angka ini terlihat sangat kecil, tetapi jika dilihat pengguna Android di seluruh dunia saat ini, bergerak dari 0,7% menjadi 1,2% adalah lompatan yang cukup besar.
Berbeda dengan iOS ketika distribusi baru dirilis, adopsinya sangat cepat. Itu mungkin karena software dan hardware yang mendapat kontrol langsung dari Apple. Ketika distribusi baru tersedia secara serantak perangkat Apple mendapat update.
David Smith dengan aplikasi Audiobook miliknya yang memperlihatkan statistik adopsi distibusi iOS berdasarkan pengguna yang memasang aplikasi miliknya. Memang bukan resmi dari Apple tetapi ini cukup membuktikan distribusi terbaru Apple diadopsi lebih cepat. Bahwa 77,3% dari semua iPhone menjalankan versi terbaru yaitu iOS 9, 13,3% menjalankan iOS 8 dan 8,4% menjalankan iOS 7. Sementara 3 distribusi lainnya di bawah 1%.
Bandingkan dengan ekosistem Android, tiga versi Jelly Bean masih digunakan 23,9% dari perangkat. Lollipop diadopsi 34,1%, namun porsi terbesar yaitu distribusi KitKat dengan adopsi 35,5%. Sedangkan Gingerbread sebesar 2,7 % jauh lebih besar dari pada distribusi terbaru Android Marshmallow.

Fragmentasi ekosistem Android menjadi sesuatu yang menjadi perhatian bagi pemilik sistem operasi yaitu Google. Setiap perangkat Android tidak mendapat kontrol langsung dari Google, tetapi dari masing-masing produsen ponsel. Produsen ponsel memilih mendistribusikan Android hasil dari kostumisasi mereka yang menjadikan hal tersebut ciri khas masing-masing produsen ponsel. Ini memang berhubungan dengan bisnis, terkadang mereka sengaja tidak memberikan update distribusi Android terbaru pada perangkat lama. Hanya pada perangkat terbaru yang mengadopsi Android dengan distribusi terbaru agar pengguna mau membeli perangkat baru.
Mungkin karena hal tersebut Google berencana untuk membuat sendiri perangkat Nexus, mendapat kontrol dari software dan hardware seperti yang dilakukan Apple. Menurut kamu bagaimana?