Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124

Bukan hal baru bahwa Google mencoba menjadi penyedia layanan internet. Beberapa produk yang Google luncurkan berhubungan dengan penyedia layanan internet seperti Google fiber, Google Project Loon, dan Google Project Fi. Apa saja perbedaan dari layanan internet Google tersebut. Chromplex mencoba membahasnya untuk Anda
Google fiber menawarkan akses internet dengan kecepatan 1Gbps dengan harga yang murah dan terjangkau. Google fiber menggunakan jaringan fiber optic hingga ke rumah. Sementara biaya berlangganannya sendiri dihargai $70 per bulan untuk kecepatan 1Gbps, gratis selama 7 tahun untuk kecepatan 5Mbps, jika ingin dilengkapi layanan TV maka biayanya $120 perbulan dan untuk biaya pemasangannya dikenakan $30. Bayangkan kecepatan 5 Mbps gratis untuk 7 tahun, kecepatan 1 Mbps saja dengan biaya murah untuk di Indonesia sudah cukup wah. Layanan Google fiber ini hanya tersedia di Amerika Serikat untuk beberapa negara bagian yaitu Atlanta, Austin, Charlotte, Kansas City Nashville, Provo, Raleigh–Durham, Salt Lake City dan San Antonio. Layanan sejenis untuk di Indonesia yaitu IndiHome oleh Google dan Biznet (bukan promosi).
Google Project Loon menyediakan akses internet untuk daerah yang sulit dijangkau internet. Google menggunakan balon udara yang diterbangkan hingga ke lapisan Statosfer agar tidak menggangu penerbangan kemudian internet disebarkan. Project Loon telah dicoba di Selandia Baru, California Central Valley dan daerah Timur Laut Brazil.
Google mengumumkan telah mengerjakan layanan mobile network berkecepatan tinggi yang disebut sebagai Project Fi. Google mengklaim bahwa layanan wireless mobile tersebut akan menjadi konektivitas terbaik yang tidak hanya cepat tapi juga stabil dengan jangkauan yang luas. Dilansir JagatReview, Project Fi ditawarkan Google dengan harga USD 20 perbulan, dimana pengguna bisa menikmati layanan tersebut untuk melakukan panggilan, mengirim pesan, browsing, tethering dan semua aktivitas yang membutuhkan internet di lebih dari 120 negara. Tarif flat untuk penggunaan data selular adalah sebesar USD 10 untuk tiap 1GB yang digunakan. Google juga berjanji akan memberikan refund untuk data selular yang tidak terpakai.
Apabila berminat dengan layanan Project Fi milik Google ini, peminat dapat mendaftar terlebih dahulu untuk mendapatkan invitation. Hal ini juga menentukan apakah wilayah si peminat termasuk dalam daerah jangkauan dari Project Fi ini.
Untuk saat ini Project Fi baru tersedia untuk perangkat Google yaitu Nexus 6. Pengguna akan mendapatkan nomor telepon apabila telah mendaftarkan diri pada layanan Project Fi. Google menyebutkan bahwa nomor tersebut akan tersimpan pada database cloud, sehingga pengguna layanan bisa melakukan panggilan di perangkat apapun bahkan yang tidak memiliki fitur panggilan telepon melalui koneksi selular.
Project Fi secara otomatis mencari hot-spot wireless terdekat atau menghubungkannya dengan koneksi data 4G LTE untuk terus mendapatkan koneksi terbaik. Project Fi hanya tersedia di Amerika Serikat, saat ini Project Fi berpartner dengan provider T Mobile dan Sprint untuk mendukung koneksi tersebut.
Berdasarkan informasi terbaru dilansir dari Yahoo Finance bahwa Google memperbaharui biaya langganan Project Fi bahwa pelanggan akan dikenakan biaya $20 untuk bicara dan mengirim pesan teks sepuasnya, menambah $10 per gigabyte untuk data broadband yang digunakan. Tidak seperti operator lain, Fi mengenakan biaya hanya untuk data yang Anda gunakan. Bagaimana jika data yang digunakan 500 MB hanya sekedar untuk membuka email? Anda akan dikenakan biaya tambahan $5 ditambah biaya $ 20 diawal. Bagaimana jika digunakan untuk streaming film di Netflix dan data yang digunakan menumpuk 5,7 GB? Anda hanya akan membayar $57 ditambah biaya $20.