Google Ads Report

Google Telah Memblokir 780 Juta Iklan yang Buruk Tahun 2015

Google Telah Memblokir 780 Juta Iklan yang Buruk Tahun 2015 – Google hari ini merilis laporan tahunan tentang keadaan bisnis iklannya. Iklan yang buruk itu membawa malware, menipu (phising) dan mengganggu pengalaman pengguna, seperti iklan yang menutupi konten ketika mencoba untuk membaca artikel.

Google Ads Report

Google mengatakan telah memblokir lebih 780 juta iklan yang melanggar kebijakan tahun lalu, meningkat dari 524 juta pada tahun 2014. Berikut iklan yang diblokir Google berdasarkan ketegorinya

  • Pemalsu
    Google telah menangguhkan lebih dari 10.000 situs dan 18.000 rekening untuk mencoba untuk menjual barang palsu (seperti jam tangan imitasi).
  • Farmasi
    Google memblokir lebih dari 12,5 juta iklan yang melanggar kebijakan, seperti iklan untuk obat-obatan yang tidak disetujui untuk digunakan atau membuat klaim menyesatkan seolah-olah seefektif obat resep dokter.
  • Penipuan penurunan berat badan
    Seperti iklan suplemen yang menjanjikan hal mustahil untuk mencapai berat badan tanpa diet atau olahraga. Ini adalah adalah salah satu keluhan pengguna paling tertinggi pada tahun 2015. Google menanggapinya dengan menangguhkan lebih dari 30.000 situs.
  • Phishing
    Pada 2015, Google memblokir hampir 7.000 situs penipuan, seperti halaman situs yang meniru halaman situs resminya dengan domain yang berbeda.
  • Software yang tidak diingingkan
    Software yang tidak diinginkan dapat memperlambat perangkat komputer atau tiba-tiba mengubah halaman depan situs kamu. Google menonaktifkan lebih dari 10.000 situs yang menawarkan software yang tidak diinginkan, dan mengurangi download yang tidak diinginkan melalui iklan Google lebih dari 99 persen.
  • Trick untuk mengklik
    Iklan yang menyesatkan atau memperdaya, seperti iklan yang dirancang untuk terlihat seperti peringatan sistem dari komputer kamu. Pada 2015 Google menolak lebih dari 17 juta iklan.
  • Klik Iklan Mobile dengan Sengaja
    Google telah mengembangkan teknologi untuk menentukan klik pada iklan mobile tersebut diklik dengan sengaja. Banyak publisher yang sengaja mengklik iklannya sendiri atau membuat iklan yang membuat iklan tersebut tidak sengaja diklik padahal pengguna mobile tidak menginginkannya.
  • Situs dan Aplikasi yang Buruk
    Pada 2015, Google berhenti menampilkan iklan di lebih dari 25.000 aplikasi mobile karena pengembang tidak mengikuti kebijakan. Lebih dari dua pertiga dari pelanggaran ini adalah untuk praktek seperti iklan mobile ditempatkan sangat dekat dengan tombol, menyebabkan seseorang untuk sengaja klik iklan. Google juga menolak aplikasi dari situs dan aplikasi mobile yang ingin menampilkan iklan Google tapi tidak mengikuti kebijakan. Pada 2015 saja, Google menolak lebih dari 1,4 juta aplikasi.

Google menyarankan kepada advertiser untuk membuat iklan yang menarik dengan memberikan pengalaman yang terbaik kepada pengguna. Tidak membuat pengguna terganggu dan memberikan kontrol ke pengguna, misalnya tombol close harus tersedia pada iklan. Iklan yang terlalu banyak pada situs juga membuat situs menjadi berat. Pada tahun lalu Google memperkenalkan proyek AMP (Accelerated Mobile Pages) agar halaman situs lebih ringan untuk dimuat berikut juga dengan iklannya. Akan kita lihat bagaimana kelanjutannya tahun ini.

Via Official Google Blog

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *